Archive

Archive for December, 2008

Teknologi Java, Sederhana Namun Andal

December 25, 2008 Leave a comment

Di beberapa edisi lalu kita sudah membahas bagaimana sebuah telepon genggam bisa menjadi sosok barang pintar. Bukan cuma menerima dan meneruskan data suara, namun ponsel telah menjelma menjadi alat yang multifungsi, dapat memerankan sebagian fungsi komputer yang teramat rumit.

Tidak hanya aplikasi-aplikasi yang memang digunakan sebagai penyalur data untuk komunikasi semisal Instant Messaging maupun e-mail, namun konvergensi kemampuan sebuah ponsel sudah melangkah lebih luas lagi. Sebut saja, teknologi multishot untuk menghasilkan banyak gambar pada kamera dengan hanya sekali tekan, dengan ponsel juga kita dapat menyunting sebuah aplikasi kantor atau memainkan game balapan dengan tampilan tiga dimensi.

Kemungkinan-kemungkinan tersebut tentu saja bisa terkabul berkat dukungan perangkatnya yang sudah semakin canggih seperti unit prosesornya yang semakin cepat serta kartu grafis dengan komposisi ribuan bahkan jutaan warna. Di samping itu turut pula berperan sebuah peranti lunak (software) sebagai pengolah perintah dari tangan penggunanya.

Di antara sekian banyak perangkat lunak yang sudah ada, kita sering mendengar istilah Java, lebih tepatnya Java J2ME (Java 2 Micro Edition), yang merupakan turunan dari bahasa Java, di mana fungsi-fungsinya difokuskan untuk pembuatan aplikasi pada lingkungan seluler.

Sejarah Singkat Java
Java merupakan suatu teknologi perangkat lunak yang di dalamnya mencakup bahasa pemrograman. Selain itu Java juga merupakan suatu platform yang memiliki virtual machine dan library yang diperlukan untuk menulis dan menjalankan suatu program.

Java sendiri pada awalnya dikembangkan pada lingkungan komputer oleh Sun Microsystem Inc. dengan tujuan untuk menghasilkan suatu bahasa komputer sederhana tanpa harus terikat pada arsitektur tertentu. Maka tak heran, dalam perkembangannya Java dapat dijalankan pada berbagai platform sistem operasi seperti Linux, Windows maupun Unix.

Karena keunikan dan keandalannya, Java pun semakin banyak dikenal. Pada tahun 1995 Sun meluncurkan sebuah browser berbasis Java dengan julukan Hot Java, kemudian diikuti Netscape yang memutuskan untuk membuat browser dengan dilengkapi bahasa Java di dalamnya. Setelahnya, ikut bergabung pula berbagai pengembang ternama diantaranya IBM dan Microsoft.

Pada tahun berikutnya, Sun Microsystem Inc. merilis Java Software Development Kit (JDK) pertamanya, JDK 1.1. Kemudian terus berkembang dari pemrograman applet yang berjalan di browser menjadi pemrograman kelas dunia yang banyak digunakan untuk pengembangan aneka ragam aplikasi. Tidak hanya pada komputer, Java juga dapat berjalan pada bermacam-macam perangkat, mulai telepon genggam sampai aplikasi berskala enterprise pada komputer server.

Lingkungan Java
Seperti yang telah disebutkan di atas, Java merupakan bahasa pemrograman yang dapat diimplementasikan pada berbagai lingkungan, seperti internet, telepon genggam maupun komputer. Bahasa pemrograman Java sendiri secara garis besar dikelompokan menjadi tiga edisi, yaitu, Java 2 Standar Edition (J2SE), Java 2 Enterprise Edition (J2EE) dan Java 2 Micro Edition (J2ME).

J2SE digunakan untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi desktop dan applet, J2EE dipergunakan untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi berbasis client/server berskala enterprise, sedangkan J2ME diaplikasikan pada berbagai perangkat kecil dengan jumlah memori, kapasitas penyimpan dan user interface terbatas, seperti ponsel dan PDA.

J2ME
Seperti paket-paket Java lainnya yang menggunakan Java Virtual Machine (JVM) sebagai interpreter, dalam J2ME digunakan pula virtual machine yang disebut K Virtual Machine (KVM) yang memiliki keunggulan tersendiri, hanya memerlukan memori kecil. Huruf K pada K Virtual Machine sendiri merupakan singkatan dari kilobyte, untuk menggambarkan betapa virtual machine ini bekerja pada memori yang demikian kecilnya.

KVM memungkinkan para pengembang software independen untuk bermain-main pada berbagai platform handset menjadi terbuka tanpa perlu melakukan perubahan berarti dalam hal programnya. Dengan J2ME yang berbasis C++, sebuah aplikasi akan memiliki portabilitas untuk dijalankan pada berbagai jenis telepon genggam.

MIDIlet
MIDIlet adalah aplikasi yang dibuat menggunakan J2ME dengan profile Mobile Information Device Profile (MIDP) yang dikhususkan untuk digunakan pada handset dengan kemampuan prosesor, memori dan layar yang terbatas, misalnya ponsel, pager, PDA, Pocket PC dan sebagainya.

Hingga saat ini ada dua versi platform Java J2ME yang umum digunakan pada telepon genggam yaitu MIDP 1.0 yang masih memiliki spesifikasi sederhana dan menyediakan fungsi dasar untuk aplikasi mobile, di antaranya basic user interface dan keamanan jaringan. Satu lagi MIDP 2.0, yang sudah ditambahkan berbagai fasilitas seperti game, multimedia, dukungan berbagai jenis konektivitas, maupun OTA.

Solusi dan Pengembangan Java
Meski aplikasi Java telah banyak digunakan pada telepon nirkabel, namun sudah menjadi hal umum bagi pengembang, bahwa Java tidak sepenuhnya dapat berjalan pada semua tipe ponsel meski pada telepon genggam tersebut sudah ditanamkan suatu platform Java.

Penyebabnya, yaitu implementasi Java oleh masing-masing vendor telepon seluler tidaklah sama, terutama pada fragmentasi API (Application Programming Interface). Maka untuk mengatasi perbedaan tersebut berbagai perusahaan teknologi di dunia seperti Nokia, Motorola, NTT DoCoMo, Sprint dan lainnya membentuk suatu kolaborasi guna menyusun spesifikasi Java yang lebih jelas bagi vendor telepon genggam, operator seluler, serta pengembang aplikasi. Spesifikasi tersebut dinamakan Java Technology for Wireless Industry (JTWI).

Tujuan JTWI adalah untuk memperbaiki kompatibilitas, interoperabilitas, dan kelangkapan implementasi Java pada telepon genggam. Spesifikasi JTWI sendiri yaitu untuk meminimasi fragmentasi API serta memaksimalkan fungsionalitas pada telepon genggam sehingga dapat memperluas penerapan aplikasi Java.

JTWI mendefinisikan tiga kategori spesifikasi yaitu mandatory, conditional required, dan minimum configuration. Spesifikasi mandatory yaitu MIDP 2.0, conditional required adalah MMAPI 1.1, dan minimum configuration adalah CLDC 1.0.

CLDC (Connected Limited Device Configuration) adalah spesifikasi yang ditujukan pada perangkat elektronik yang memiliki sumber daya terbatas yang dikembangkan untuk keperluan teknologi wireless Java, memungkinkan pengguna ponsel untuk menginstallkan aplikasi Java (MIDIlet) ke telepon genggam mereka. MIDP (Mobile Information Device Profile) merupakan suatu spesifikasi untuk memerkaya fitur pada CLDC dengan menyediakan tambahan kelas yang lebih spesifik pada tipe perangkat.

Sedangkan MMAPI (Mobile Media API) merupakan suatu spesifikasi yang ditujukan untuk menangani kemampuan multimedia pada telepon bergerak yang berbasis Java. Pada JTWI dikenal juga istilah WMA (Wireless Messaging API) yaitu spesifikasi yang ditujukan untuk menangani pengiriman dan penerimaan pesan singkat pada platform Java.

Advertisements
Categories: Tips and Trik

Repository Lokal Ubuntu 8.10 Menggunakan file ISO

December 25, 2008 1 comment

Kemarin penulis mengisi acara “Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex Release Party“ sebagai salah satu pemateri, dimana penulis diminta membawakan materi “Membangun Repository Lokal”. Penulis mendemokan cara membuat repository lokal Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex dari image DVD yang masih berbentuk file ISO.
Penulis sengaja tidak membahas bagaimana menggunakan DVD Repository ataupun Server Repository di Internet, karena sudah banyak artikel yang membahasnya.

Nah..! sesuai dengan janji penulis kepada para peserta, berikut ini adalah langkah demi langkah membangun repository Lokal Ubuntu 8.10 Menggunakan file ISO dari materi yang penulis sampaikan kemarin ….silakan disimak.
*Menggunakan Terminal

  1. Buka terminal lalu login sebagai root
    #sudo su
  2. Kemudian buatlah 6 direktori di folder /mnt
    #mkdir -p /mnt/repository/DVD1 dan seterusnya sampai DVD6
  3. Masuk ke direktori tempat file ISO berada, lalu mount repository ISO ke direktori yang sudah dibuat tadi
    #mount -o loop -t iso9660 ubuntu-8.10-repository-i386-1r2_contrib.iso /mnt/repository/DVD1
  4. Tambahkan baris berikut di /etc/apt/sources.list
    #gedit /etc/apt/sources.list

    Ketikkan semua baris dibawah ini:

    deb file://mnt/repository/DVD1 intrepid main restricted
    deb file://mnt/repository/DVD2 intrepid main restricted multiverse
    deb file://mnt/repository/DVD3 intrepid universe
    deb file://mnt/repository/DVD4 intrepid universe
    deb file://mnt/repository/DVD5 intrepid universe
    deb file://mnt/repository/DVD6 intrepid universe

  5. Sekarang cobalah menginstall sebuah paket ubuntu
    #apt-get install xmms

*Menggunakan Synaptic Package Manager:

  1. Buka menu: System -> Administration -> Synaptic Package Manager
  2. Pilih menu: Settings -> Repositories
  3. Pilih tab “Third-Party Software”
  4. Pilih “Add”
  5. Masukkan baris seperti yang sudah dibahas di atas
    deb file://mnt/repository/DVD1 intrepid main restricted
  6. Klik “Add” lagi, lalu isikan baris berikutnya. Lakukan langkah ini hingga semua baris tersebut selesai anda masukkan.
  7. Klik “Close”
  8. Klik “Reload” pada ikon di sebelah kiri atas untuk mengindeks paket, setelah itu anda dapat menginstall paket yang diperlukan.
  9. Setelah selesai menginstall paket yang ada, jangan lupa untuk meng-umount file ISOnya.
  10. #umount /mnt/repository/DVD1 dan seterusnya sampai selesai.

Categories: LINUX

Recovery Partisi With Linux PartedMagic LiveUSB

December 25, 2008 Leave a comment
Terkadang kita ceroboh dalam melakukan pemartisian, sehingga partisi yang kita punya tanpa sadar telah hilang/terformat. Hal ini tentunya akan membuat kita panik, apalagi jika terdapat file – file penting seperti tugas kuliah, skripsi, ataupun foto – foto pribadi.

Tetapi dengan adanya suatu aplikasi testdisk yang terdapat pada linux semua masalah tersebut akan lenyap.

Untuk mempermudah kita karena ukuran linux ini berkisar antara 80MB maka akan kita install didalam flashdisk, sehingga dapat dibawa kemanapun dengan mudah.

Langkah-langkahnya sebagai berikut :

Membuat Linux Live Usb

  1. unduh Linux parted magic disini
  2. Format flashdisk menjadi ext2 / ext3, dapat dilakukan dengan partition magic (windows) atau Gparted (Linux).
  3. extract hasil download lalu kopikan semua file kedalam flashdisk

Menjalankan Parted Magic dan MereSize Flashdisk

tujuan dari meresize flashdisk adalah agar flahsdisk dapat digunakan untuk menyimpan data lain dan bisa terbaca pada windows.

  1. Set bios agar dapat mem-boot usb pertama kali, lalu save dan restart
  2. pada pilihan boot, pilih menu yang paling atas
  3. setelah masuk kedalam halaman desktop pilih ikon Gparted
  4. pilih menu Gparted -> Devices -> /dev/sdb (sdb = alamat flasdisk)
  5. pilih Resize /Move , atur ukuran pada sdb1 menjadi sekecil mungkin lalu OK
  6. akan muncul Unallocated dibawah sdb1, klik dan pilih new
  7. pilih filesystem fat32 agar bisa terbaca pada di windows dan tekan add
  8. pilih edit -> apply dan tunggu beberapa saat maka flasdiskpun bisa mulai digunakan

Mengembalikan partisi yang telah keformat

  1. pilih ikon utilities -> Testdisk
  2. Pilih Create N’ New
  3. Pilih Hardisk yang telah terformat
  4. Pilih Proceed lalu Enter
  5. Pilih Intel lalu Enter
  6. pilih analyse lalu Enter
  7. Pilih Quick Search lalu Enter
  8. tekan y lalu pilih Write dan Enter
  9. Pilih yes lalu Quit
  10. finish

Semoga Sukses N Gudlack 🙂

Categories: LINUX

Installasi OpenOffice.org 3.0 pada Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex

December 25, 2008 Leave a comment

Pastinya sudah banyak yang tahu bahwa Openoffice.org bawaan dari Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex adalah Openoffice.org 2.4. Sedangkan versi terbarunya adalah Openoffice.org 3.0.

Jika rekan-rekan ingin menggunakan versi terbaru Openoffice.org 3.0, ikuti langkah instalasinya di bawah ini:
  1. Download OpenOffice.org 3.0 disini
  2. Buka terminal Applications->Accessories->Terminal
  3. Pada terminal ketik sudo su dan masukkan password root
  4. Uninstall OpenOffice yang lama, dengan mengetik
    # sudo apt-get remove openoffice.org-core
  5. Ekstrak paket OpenOffice.org 3.0 yang sudah didownload
    # tar -Zxvf OOo_3.0.0_LinuxIntel_install_en-US_deb.tar.gz
  6. Masuk ke direktory hasil ekstrak, dengan mengetik
    # cd OOo_3.0.0_LinuxIntel_install_en-US_deb/DEBS
  7. Install paket dengan perintah
    # dpkg –install –force-overwrite ooobasis3.0_8.deb desktop- interation/openoffice.org3.0-debian-menus_3.0-9354_all.deb
  8. Tutup terminal dan Openoffice.org 3.0 telah siap digunakan
Categories: LINUX

PERINTAH – PERINTAH DASAR LINUX

December 25, 2008 2 comments

PERINTAH – PERINTAH DASAR LINUX

Pada saat pertama kali menggunakan UNIX / Linux, setiap user harus memasukan login dan password. Pada sistem operasi DOS, setiap user yang memakai komputer tidak pernah ditanya login dan password, karena DOS memang dirancang tidak untuk sistem multi-user. Sedangkan UNIX / Linux, sejak awal pengembangannya memang ditujukan untuk sistem multi- user sehingga dilengkapi dengan sistem keamanan yang handal.

  • [root@localhost ~]# login
  • Fungsi : untuk masuk ke dalam jaringan
    Keterangan : Setiap pemakai sah dari sistem UNIX mempunyai identifikasi pemakaisendiri (ID).

  • [root@localhost ~]# password
  • Fungsi : Memasukkan kata sandi setelah login.
    Keterangan : Untuk pemakai yang baru didaftar oleh SUPER USER maka user tidakperlu memasukkan kata sandi.Untuk menjaga kerahasiaan, pengetikan tombol password tidak ditampilkan di layar.
    Jika seorang user tidak mempunyai hak atau memasukkan password yang keliru maka

  • [root@localhost ~]# passwd
  • Fungsi : Untuk membuat atau mengubah kata sandi.
    Keterangan : Seperti uraian keterangan di password, bila pertama kali log in ke sistem UNIX, harus dibuat kata sandi untuk diri sendiri. Harus dipikirkan suatu urutan huruf dan angka yang lebih panjang dari 6 karakter untuk kata sandi tersebut. Program password meminta pengetikan kata sandi sebanyak 2 kali. Bila ternyata kedua ketikan bukan kata yang sama, akan diberikan kesempatan sekali lagi. Sekali diterapkan sebuah sandi, maka tidak dapat log in tanpa memberitahukannya pada UNIX, oleh karena itu password jangan sampai terlupa.

  • [root@localhost ~]# who
  • [root@localhost ~]# finger
  • [root@localhost ~]# whoami
  • [root@localhost ~]# date
  • [root@localhost ~]# cal
  • [root@localhost ~]# ls
  • [root@localhost ~]# chmod
  • [root@localhost ~]# clear
  • [root@localhost ~]# cmp
  • [root@localhost ~]# cp
  • [root@localhost ~]# rm
  • [root@localhost ~]# mv
  • [root@localhost ~]# cat
  • [root@localhost ~]# more
  • [root@localhost ~]# head
  • [root@localhost ~]# tail
  • [root@localhost ~]# wc
  • [root@localhost ~]# alias
  • [root@localhost ~]# man
  • [root@localhost ~]# rmdir

Sumber : Klik here

Categories: LINUX

Own Image YM Status Iindicator

December 25, 2008 Leave a comment

Sebenarnya dengan 17 fariasi gambar yang di sediakan Yahoo!,kita sudah bisa bebas memilih,tapi masih aja ada yang tanya status indikator yahoo!messenger bisa ga diganti dengan gambar kita sendiri? Bisa, jawabnya ada di http://osi.techno-st.net:8000/.

yahoo!messenger_indicatorLangkah pertama buat dulu gambar untuk online,offline dan unknown. Sebagai contoh:


Kemudian upload gambar2 tersebut, misal di imageshack, picoodle, google page, dll.

Buka web http://osi.techno-st.net:8000/ pilih yahoo pada pilihan messenger, isi user id yahoo anda (1), lalu isi alamat url icon online (2), offline (3) dan unknown (4) [yaitu jika terjadi error] yang telah kita upload tadi. Kolom IRC channel (5) dikosongi aja. Jika nomor 2, 3, dan 4 dikosongi juga ga apa2, nantinya yang akan muncul gambar default (seperti pada gambar web).
Terakhir “Get HTML code” dan copy kode HTMLnya pada blog kita.

Silakan dicoba dengan gambar kreasi anda sendiri. Selamat mencoba

Categories: IPTEK

Install Apache + PHP + MySQL di Flash Disk / CD ROM

December 25, 2008 Leave a comment

Sedikit berbagi, buat teman-teman yang sedang belajar aplikasi PHP dan MySQL khususnya. Berikut ini saya beri sedikit trik agar kita bisa menggunakan aplikasi PHP dan MySQL dimanapun kita berada tanpa harus menginstallnya.

Mungkin yang selama ini kita tahu kalau mau bermain-main dengan PHP dan MySQL kita harus menginstall dulu Apache + PHP dan MySQL nya terlebih dahulu di komputer dan baru kita bisa menggunakannya. Tapi kalau kita mobile masa sih kita harus install dulu. Misal di Warnet … kan buang waktu.

Nah dengan sedikit trik kita bisa menggunakan Flash Disk kita sebagai mediator untuk alokasi Apache, PHP serta MySQL databasenya, caranya begini :

  1. Download tool yang bernama Server2Go disini
  2. Ektrak file tersebut lalu pindahkan ke Flashdisk / CD Rom
  3. Setelah selesai dipindahkan buka folder yang baru selesai di ekstrak tadi lalu jalankan file Server2Go.exe
  4. Tunggu beberapa saat maka browser anda akan segera aktif. Dan Instalasi Selesai.
  5. Anda dapat meletakkan file php anda di htdocs.

Selamat mencoba … )

Categories: Website