Home > Tips and Trik > Teknologi Java, Sederhana Namun Andal

Teknologi Java, Sederhana Namun Andal

Di beberapa edisi lalu kita sudah membahas bagaimana sebuah telepon genggam bisa menjadi sosok barang pintar. Bukan cuma menerima dan meneruskan data suara, namun ponsel telah menjelma menjadi alat yang multifungsi, dapat memerankan sebagian fungsi komputer yang teramat rumit.

Tidak hanya aplikasi-aplikasi yang memang digunakan sebagai penyalur data untuk komunikasi semisal Instant Messaging maupun e-mail, namun konvergensi kemampuan sebuah ponsel sudah melangkah lebih luas lagi. Sebut saja, teknologi multishot untuk menghasilkan banyak gambar pada kamera dengan hanya sekali tekan, dengan ponsel juga kita dapat menyunting sebuah aplikasi kantor atau memainkan game balapan dengan tampilan tiga dimensi.

Kemungkinan-kemungkinan tersebut tentu saja bisa terkabul berkat dukungan perangkatnya yang sudah semakin canggih seperti unit prosesornya yang semakin cepat serta kartu grafis dengan komposisi ribuan bahkan jutaan warna. Di samping itu turut pula berperan sebuah peranti lunak (software) sebagai pengolah perintah dari tangan penggunanya.

Di antara sekian banyak perangkat lunak yang sudah ada, kita sering mendengar istilah Java, lebih tepatnya Java J2ME (Java 2 Micro Edition), yang merupakan turunan dari bahasa Java, di mana fungsi-fungsinya difokuskan untuk pembuatan aplikasi pada lingkungan seluler.

Sejarah Singkat Java
Java merupakan suatu teknologi perangkat lunak yang di dalamnya mencakup bahasa pemrograman. Selain itu Java juga merupakan suatu platform yang memiliki virtual machine dan library yang diperlukan untuk menulis dan menjalankan suatu program.

Java sendiri pada awalnya dikembangkan pada lingkungan komputer oleh Sun Microsystem Inc. dengan tujuan untuk menghasilkan suatu bahasa komputer sederhana tanpa harus terikat pada arsitektur tertentu. Maka tak heran, dalam perkembangannya Java dapat dijalankan pada berbagai platform sistem operasi seperti Linux, Windows maupun Unix.

Karena keunikan dan keandalannya, Java pun semakin banyak dikenal. Pada tahun 1995 Sun meluncurkan sebuah browser berbasis Java dengan julukan Hot Java, kemudian diikuti Netscape yang memutuskan untuk membuat browser dengan dilengkapi bahasa Java di dalamnya. Setelahnya, ikut bergabung pula berbagai pengembang ternama diantaranya IBM dan Microsoft.

Pada tahun berikutnya, Sun Microsystem Inc. merilis Java Software Development Kit (JDK) pertamanya, JDK 1.1. Kemudian terus berkembang dari pemrograman applet yang berjalan di browser menjadi pemrograman kelas dunia yang banyak digunakan untuk pengembangan aneka ragam aplikasi. Tidak hanya pada komputer, Java juga dapat berjalan pada bermacam-macam perangkat, mulai telepon genggam sampai aplikasi berskala enterprise pada komputer server.

Lingkungan Java
Seperti yang telah disebutkan di atas, Java merupakan bahasa pemrograman yang dapat diimplementasikan pada berbagai lingkungan, seperti internet, telepon genggam maupun komputer. Bahasa pemrograman Java sendiri secara garis besar dikelompokan menjadi tiga edisi, yaitu, Java 2 Standar Edition (J2SE), Java 2 Enterprise Edition (J2EE) dan Java 2 Micro Edition (J2ME).

J2SE digunakan untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi desktop dan applet, J2EE dipergunakan untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi berbasis client/server berskala enterprise, sedangkan J2ME diaplikasikan pada berbagai perangkat kecil dengan jumlah memori, kapasitas penyimpan dan user interface terbatas, seperti ponsel dan PDA.

J2ME
Seperti paket-paket Java lainnya yang menggunakan Java Virtual Machine (JVM) sebagai interpreter, dalam J2ME digunakan pula virtual machine yang disebut K Virtual Machine (KVM) yang memiliki keunggulan tersendiri, hanya memerlukan memori kecil. Huruf K pada K Virtual Machine sendiri merupakan singkatan dari kilobyte, untuk menggambarkan betapa virtual machine ini bekerja pada memori yang demikian kecilnya.

KVM memungkinkan para pengembang software independen untuk bermain-main pada berbagai platform handset menjadi terbuka tanpa perlu melakukan perubahan berarti dalam hal programnya. Dengan J2ME yang berbasis C++, sebuah aplikasi akan memiliki portabilitas untuk dijalankan pada berbagai jenis telepon genggam.

MIDIlet
MIDIlet adalah aplikasi yang dibuat menggunakan J2ME dengan profile Mobile Information Device Profile (MIDP) yang dikhususkan untuk digunakan pada handset dengan kemampuan prosesor, memori dan layar yang terbatas, misalnya ponsel, pager, PDA, Pocket PC dan sebagainya.

Hingga saat ini ada dua versi platform Java J2ME yang umum digunakan pada telepon genggam yaitu MIDP 1.0 yang masih memiliki spesifikasi sederhana dan menyediakan fungsi dasar untuk aplikasi mobile, di antaranya basic user interface dan keamanan jaringan. Satu lagi MIDP 2.0, yang sudah ditambahkan berbagai fasilitas seperti game, multimedia, dukungan berbagai jenis konektivitas, maupun OTA.

Solusi dan Pengembangan Java
Meski aplikasi Java telah banyak digunakan pada telepon nirkabel, namun sudah menjadi hal umum bagi pengembang, bahwa Java tidak sepenuhnya dapat berjalan pada semua tipe ponsel meski pada telepon genggam tersebut sudah ditanamkan suatu platform Java.

Penyebabnya, yaitu implementasi Java oleh masing-masing vendor telepon seluler tidaklah sama, terutama pada fragmentasi API (Application Programming Interface). Maka untuk mengatasi perbedaan tersebut berbagai perusahaan teknologi di dunia seperti Nokia, Motorola, NTT DoCoMo, Sprint dan lainnya membentuk suatu kolaborasi guna menyusun spesifikasi Java yang lebih jelas bagi vendor telepon genggam, operator seluler, serta pengembang aplikasi. Spesifikasi tersebut dinamakan Java Technology for Wireless Industry (JTWI).

Tujuan JTWI adalah untuk memperbaiki kompatibilitas, interoperabilitas, dan kelangkapan implementasi Java pada telepon genggam. Spesifikasi JTWI sendiri yaitu untuk meminimasi fragmentasi API serta memaksimalkan fungsionalitas pada telepon genggam sehingga dapat memperluas penerapan aplikasi Java.

JTWI mendefinisikan tiga kategori spesifikasi yaitu mandatory, conditional required, dan minimum configuration. Spesifikasi mandatory yaitu MIDP 2.0, conditional required adalah MMAPI 1.1, dan minimum configuration adalah CLDC 1.0.

CLDC (Connected Limited Device Configuration) adalah spesifikasi yang ditujukan pada perangkat elektronik yang memiliki sumber daya terbatas yang dikembangkan untuk keperluan teknologi wireless Java, memungkinkan pengguna ponsel untuk menginstallkan aplikasi Java (MIDIlet) ke telepon genggam mereka. MIDP (Mobile Information Device Profile) merupakan suatu spesifikasi untuk memerkaya fitur pada CLDC dengan menyediakan tambahan kelas yang lebih spesifik pada tipe perangkat.

Sedangkan MMAPI (Mobile Media API) merupakan suatu spesifikasi yang ditujukan untuk menangani kemampuan multimedia pada telepon bergerak yang berbasis Java. Pada JTWI dikenal juga istilah WMA (Wireless Messaging API) yaitu spesifikasi yang ditujukan untuk menangani pengiriman dan penerimaan pesan singkat pada platform Java.

Categories: Tips and Trik
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: