Archive

Archive for April, 2010

Cara Kerja GPS ..

April 4, 2010 1 comment

Global Positioning System (GPS) merupakan sistem koordinat global yang dapat menentukan koordinat posisi benda dimana saja di bumi baik koordinat lintang, bujur, maupun ketinggiannya. Teknologi ini sudah menjadi standar untuk digunakan pada dunia pelayaran dan penerbangan di dunia. Kita pun dapat memanfaatkannya untuk kebutuhan kita sendiri.

Sistem GPS dapat memberikan data koordinat global karena didukung oleh informasi dari 24 satelit yang ada pada ketinggian orbit sekitar 11.000 mil di atas bumi. Satelit-satelit tersebut terbagi atas 6 bidang orbit yang berbeda dengan masing-masing bidang orbit diisi oleh 4 satelit. Dengan konfigurasi seperti ini, maka setiap titik di bumi selalu akan dapat ditentukan koordinatnya oleh GPS setiap saat selama 24 jam penuh perhari.

Teknologi GPS pada awalnya digunakan untuk keperluan militer. Penyedia satelit untuk sistem GPS untuk dunia adalah pemerintah Amerika Serikat. Selain Amerika, dulu pihak Rusia/Uni Soviet juga memiliki dan mengembangkan sistem seperti ini. Kini pihak Uni Eropa juga berkeinginan memiliki dan menyediakan sendiri sistem yang sejenis.

Teknologi GPS ini bebas dimanfaatkan oleh siapa saja di dunia secara gratis asal memiliki alat GPS receiver. Alat GPS receiver ini adalah suatu alat yang dapat menerima sinyal satelit-satelit GPS untuk kemudian melakukan perhitungan koordinat posisi dirinya berdasarkan data yang ada.

Cara Kerja GPS Receiver

Setiap satelit GPS memancarkan sinyal-sinyal gelombang mikro. GPS receiver menggunakan sinyal satelit yang diterima untuk melakukan triangulasi posisi dengan cara mengukur lama perjalanan waktu sinyal dikirimkan dari satelit, kemudian mengalikannya dengan kecepatan cahaya untuk menentukan secara tepat berapa jauh dirinya dari satelit.

Dengan mengunci minumum 3 sinyal dari satelit yang berbeda, maka GPS receiver dapat menghitung posisi tetap sebuah titik yaitu koordinat posisi lintang dan bujur (Latitude & Longitude). Penguncian sinyal satelit yang ke-4 membuat pesawat penerima GPS dapat menghitung posisi ketinggian titik tersebut terhadap muka laut (Altitude).

GPS receiver akan terus menjaga dan mengunci sinyal satelit yang diperlukan untuk melakukan triangulasi secara bersama dan paralel. Dengan sistem ini, informasi navigasi yang diterima akan selalu up to date.

GPS receiver juga akan terus mencari sinyal satelit sehingga mendapat 10 sampai 12 sinyal satelit sekaligus. Tambahan channel sinyal satelit ini dapat diolah sehingga data koordinat yang diperoleh akan lebih terpercaya serta akurasinya lebih baik.

Advertisements
Categories: IPTEK

Cara Mengembalikan Boot Loader Ubuntu 9.10

April 4, 2010 2 comments
Langsung aja gan,, kemarin saya punya masalah dengan grub laptop saya setelah saya install windows7, grub ubuntu saya tertutup.
Brikut ini adalah cara2 mengembalikan grub ubuntu 9.10 yng tertutup:
  1. Nyalakan PC/laptop dan booting dari LiveCD Ubuntu atau flashdisk (yang sudah terisi OS Ubuntu 9.10)
  2. Masukkan LiveCD Ubuntu ke dalam CD-ROM (atau flashdisk, tergantung mana yang ingin digunakan).
  3. Pilih Try Ubuntu without any changes to your computer. Tunggu sampai Ubuntu tampil dengan sempurna.
  4. Mount partisi linux yang tertutup melalui nautilus
  5. Buka terminal (klik Applications > Accessories > Terminal, atau tekan kombinasi tombol Ctrl+Alt+F2).
  6. Ketik sudo su ubuntu kemudian ketik grub-install –root-directory=/media/a61e5dcf-7ae6-4484-ba9a-d23dac894100 /dev/sda (yang bergari bawah adalah pratisi linux saya, setiap laptop atau PC biasanya mempinyai lokasi yang berbeda-beda) Jika sudah maka hasilnya akan seperti ini.
  7. Ketik reboot pada terminal untuk merestar . Hasilnya, bootloader akan kembali seperti semula.
Jika setelah di reboot windows belum muncul. tenang saja, masuk kembali ke linux anda, lalu buka terminal di Linux kemudian ketik perintah di terminal

#update-grub

lalu akan muncul update grub anda. tutup terminal, reboot kembali komputer Anda dan di grub pilihan akan muncul Windows.

Selamat mencoba………………….

oleh Dinus Open Source Community (DOSCOM)

Categories: LINUX